Koperasi Syariah Alami Perkembangan Positif

Peluang koperasi guna menyumbang perekonomian nasional tersingkap lebar. Pengamat Syariah Muhammad Syakir Sula menuliskan saat ini koperasi merasakan perkembangan lumayan signifikan dalam dua tahun terakhir, Salah satunya seperti Koperasi Syariah Muslim Tangsel Bersatu atau Kopsyahmtb.

 

Khususnya pada koperasi berbasis syariah. Alhasil, tidak sedikit masyarakat Indonesia terbantu permodalannya dalam mengembangan usaha.

 

“Koperasi syariah merasakan perkembangan positif, ormas-ormas Islam dapat menghidupkan pulang koperasi syariah. Misalnya, koperasi kepunyaan PBNU dan Muhammadiyah,” ujarnya saat dihubungi Republika.co.id di Jakarta, Senin (20/11).

Menurutnya, terobosan dan inovasi terus dilaksanakan untuk menghidupkan koperasi supaya tetap jaya. Bahkan, ketika ini koperasi syarih disusun dari suatu komunitas di semua tanah air.

“Produk inovatif oleh Koperasi Syariah 212 buat 212 Mart tersebut berbasis komunitas,” ungkapnya.

Sekarang ini, koperasi syariah 212 mulai berkembang pesat dan menyebar di Jabodetabek. Koperasi ini didirikan oleh sekumpulan 100 orang.

“Baru mulai 6 bulan yang lalu telah ada selama 50 pusat ritel 212 Mart, kini mulai keluar wilayah juga,” jelasnya.

Sebagai informasi, ketika ini telah ada selama 18 ribu umat Islam yang meregistrasi sebagai anggota koperasi Syariah 212. Koperasi 212 dinilai dapat menjadi lokomotif kebangkitan ekonomi umat.