Bagi investor properti, pemilihan tempat investasi yang tepat dapat dibilang sebagai di antara kunci berhasil bisnis. Itu sebabnya seorang investor mesti update informasi properti secara komprehensif, mulai dari tempat properti kesayangan konsumen, sampai ke harga hunian baik kompleks maupun cluster di Indonesia.

Nah, lokasi terfavorit seperti berikut ini yang mesti anda dimiliki.

Berdasarkan Laporan Wilayah Pencarian Favorit Pengunjung Rumah.com yang disarikan dari data Rumah.com Property Affordability Sentiment Index H2-2017, lokasi kesayangan untuk properti dipasarkan saat ini porsi terbesar masih dipegang DKI Jakarta dan Jawa Barat. Di mana guna apartemen dipasarkan posisi kesatu ditempati DKI Jakarta, disusul Jawa Barat dan Banten.

Sedangkan pada lokasi Rumah dijual, masyarakat ternyata lebih menyenangi Jawa Barat ketimbang DKI Jakarta. Alasan harga disinyalir sebagai penyebabnya. Harga lokasi tinggal di Ibukota memang telah terlampau tinggi, sehingga tidak sedikit orang menyimpulkan untuk menggali hunian di pinggir kota laksana Depok, Bekasi, dan Bogor yang masuk dalam distrik Jawa Barat.

Namun yang unik hasil survei pun mengungkap sejumlah 92% dari konsumen properti di Indonesia menempatkan tempat sebagai hal penting dalam pemilihan hunian. Selain tersebut para pencari properti di Indonesia memandang ketenteraman lingkungan pun sebagai salah satu hal* penting dalam mempertimbangkan pembelian lokasi tinggal baru maupun apartemen baru.

Saat ini beberapa besar pencari lokasi tinggal di Indonesia adalah*pembeli lokasi tinggal kesatu kali, tergolong keluarga baru. Tak heran, mereka bakal lebih memprioritaskan hunian yang dekat dengan sekolah bagus, lokasi menitipkan anak, sampai swalayan.

“Jadi andai lokasi suatu kompleks dekat dengan sekolah-sekolah favorit, besar bisa jadi harga lokasi tinggal di sana bakal terdongkrak,” ujar Marine Novita, Country Manager Rumah.com.

Hal yang dilafalkan di atas pun menjadi hal yang mendorong sejumlah developer dan investor properti tetap membina perumahan baru di distrik* Jakarta. Sebagai misal sebut saja Perumahan Metland Menteng yang dikem­bang­kan PT Metropolitan Land yang baru saja mengenalkan produk barunya lewat tipe Peony Gold.

Sebelum mengerjakan investasi ada baiknya Anda memperhatikan kaleidoskop properti 2017 guna mengetahui segala urusan yang terjadi seputar dunia properti Indonesia di 2017.

Meski dijual hanya 30 unit, tetapi luas tanahnya terbilang lumaya besar guna ukuran lokasi tinggal di Jakarta, yaitu Mulai dari 70 Hingga 155 m2. Ditawarkan dengan harga di kisaran Rp 900 Juta – Rp. 1,6 Milyar, plus bebas biaya-biaya Surat, ongkos AJB serta bebas BPHTB.

Ya, pasar hunian residensial di Jakarta memang masih menjadi magnet untuk banyak orang, baik dari segi konsumen maupun investor.

Tengok saja pergerakan median harga hunian, baik lokasi tinggal tapak maupun apartemen, menurut data Rumah.com Property Index.

Jika di Q4 2016 median harganya terdaftar Rp20,75 juta per meter persegi, maka pada Q4 2017 harganya sekarang sudah meroket menjadi Rp22,73 juta per meter persegi.

Sedang Jawa Barat walau menjadi distrik pencarian kesayangan* untuk rumah dipasarkan namun pergerakan median harganya justru berbanding terbalik.

Di Quarter 4 2016 Jawa Barat sempat menulis median harga di Rp7,78 juta per meter persegi, tetapi pada Q4 2017 median harganya malah turun menjadi Rp7,47 juta per meter persegi.

Dan sebagai salah satu donatur suplai residensial terbesar, indeks harga Jawa Barat malah mengalami penurunan sebesar 4% secara year-on-year (y-o-y) pada Q4 2017.

Sedang lokasi* penyuplai residensial populer lainnya laksana* DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Tengah mengindikasikan* pertumbuhan yang relatif stabil. Nah, bikin* Anda yang berniat menjadi investor properti wilayah-wilayahlaksana* inilah yang potensial guna* dijadikan lahan berinvestasi.

Hanya Casa Delia Residence Investasi terbaik untuk anda!